Blog rekana
Panduan pembukuan & laporan keuangan untuk UMKM
Bacaan singkat dan praktis — mulai dari membaca laporan laba rugi, standar SAK EMKM, sampai kapan bisnis Anda butuh Review & Analisa Laporan Keuangan.

Cara Mencatat Diskon dan Retur Penjualan agar Laba Rugi Tidak Menyesatkan
Banyak UMKM mencatat diskon dan retur sebagai 'biaya lain-lain' sehingga margin laba terlihat keliru. Simak cara mencatat diskon dan retur penjualan yang benar beserta contoh jurnalnya.

PPh Pasal 25: Cara Menghitung Angsuran Pajak Bulanan untuk UMKM Berbentuk Badan
Banyak UMKM yang naik kelas dari PPh Final ke PPh Badan kaget karena harus membayar angsuran pajak setiap bulan. Simak cara menghitung PPh Pasal 25 UMKM, contoh perhitungannya, sanksi telat bayar, hingga cara mengajukan pengurangan angsuran saat omzet turun.

Akuntansi untuk Bisnis Waralaba (Franchise): Cara Mencatat Franchise Fee, Royalti, dan Bagi Hasil
Panduan praktis bagi UMKM pembeli maupun penjual sistem waralaba untuk mencatat franchise fee, royalti bulanan, dan bagi hasil dengan benar, termasuk perlakuan aset tak berwujud dan potensi PPh 23.

Merdeka dari Utang Usaha: Strategi UMKM Melunasi Pinjaman dan Membangun Kas Sehat
Semangat 17 Agustus bukan sekadar merdeka dari penjajah, tapi juga bisa jadi momentum merdeka dari jeratan utang usaha. Simak strategi konkret cara melunasi utang usaha UMKM dan membangun kas yang sehat.

Tax Planning UMKM Akhir Tahun: Strategi Legal Mengelola Beban Pajak
Tax planning yang baik dimulai beberapa bulan sebelum tutup tahun, bukan saat lapor SPT. Simak langkah legal mengelola beban pajak UMKM agar tetap optimal dan patuh aturan.

Menghapus Piutang Tak Tertagih (Write-Off): Kapan dan Bagaimana Mencatatnya dengan Benar
Tidak semua tagihan yang menunggak bisa langsung dihapus. Pelajari perbedaan piutang macet, ragu-ragu, dan yang benar-benar dihapus, kriteria write off piutang tak tertagih, jurnalnya, hingga dampak pajaknya.

Mencatat Transaksi Mata Uang Asing: Panduan Akuntansi untuk UMKM Ekspor-Impor
Mulai ekspor atau impor barang? Pelajari cara memilih kurs yang tepat, mencatat selisih kurs, dan memahami dampaknya ke laba rugi serta pajak usaha Anda.

Konsolidasi Laporan Keuangan untuk UMKM Multi-Cabang: Cara Menggabungkan Data Beberapa Outlet
Punya lebih dari satu outlet tapi bingung menyatukan catatan kas, stok, dan laba rugi jadi satu laporan? Simak panduan konsolidasi laporan keuangan multi cabang UMKM secara praktis dan sesuai SAK EMKM.

Menyusun SOP Keuangan Internal untuk UMKM: Panduan Praktis agar Tim Konsisten
Begitu lebih dari satu orang mulai memegang kas dan pembukuan, UMKM butuh SOP keuangan tertulis agar proses tidak bergantung pada satu orang. Berikut panduan praktis menyusunnya.

PPh 23 untuk UMKM: Kapan Wajib Memotong Pajak dari Jasa Pihak Ketiga
Saat membayar jasa konsultan, sewa alat, atau jasa teknis, banyak UMKM tidak sadar bahwa mereka justru berkewajiban memotong PPh 23. Artikel ini memetakan kewajiban itu secara praktis, lengkap dengan tarif, contoh perhitungan, dan risikonya bila terlewat.

Akuntansi Konsinyasi untuk UMKM: Cara Mencatat Barang Titipan agar Stok dan Kas Tidak Bingung
Banyak UMKM salah mengakui barang titipan sebagai penjualan langsung. Pahami perbedaan barang milik sendiri dan barang konsinyasi agar stok dan kas tetap akurat.

Backup dan Keamanan Data Keuangan UMKM: Mencegah Kehilangan Catatan Akibat Human Error atau Bencana
Kehilangan data pembukuan bisa terjadi kapan saja: laptop rusak, file terhapus, atau banjir melanda toko. Simak cara UMKM melindungi catatan keuangannya lewat backup dan praktik keamanan yang sederhana namun efektif.